Beberapa Perusahaan Asuransi Akan Dibekukan

Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) tengah menyiapkan surat pembatasan kegiatan usaha (PKU) tujuh perusahaan asuransi, Mereka tercatat masih bermodal kurang dari Rp 40 miliar.

Dari tujuh perusahaan asuransi tersebut, Kepala Biro Perasuransian Bapepam-LK, Isa Rachmatarwata mencatat, ada empat perusahaan asuransi umum dan tiga perusahaan asuransi jiwa yang belum memenuhi ketentuan permodalan minimum sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Usaha Perasuransian.

Sebelumnya, Isa menjelaskan, terdapat lima perusahaan asuransi umum yang belum mendongkrak permodalan mereka. “Namun, baru diketahui belakangan, satu perusahaan asuransi umum telah mendapat investor dan regulator temenyetujui perubahan kepemilikan saham dan modal disetor,” ujarnya, kepada seperti dilansir KONTAN, kemarin.

Satu perusahaan asuransi umum mengindikasikan bakal mengembalikan izin usaha, satu lainnya baru melaporkan mendapatkan investor baru dan prosesnya sedang berjalan. Dua sisanya, kemungkinan besar izinnya akan dicabut, karena sudah cukup lama tidak lagi beroperasi.

Di asuransi jiwa, tercatat tiga perusahaan asuransi sedang ketar-ketir. Satu perusahaan asuransi hampir dapat dipastikan akan dicabut izin usahanya, satu lagi merupakan perusahaan asuransi patungan yang masih mengupayakan suntikan modal dari induk usaha. Sementara satu sisanya, sedang dilirik untuk diakuisisi.

Hingga akhir September

Bapepam-LK memberikan waktu kepada tujuh perusahaan asuransi itu memperbaiki permodalan mereka hingga akhir bulan ini. “Kira-kira akhir September ini, kalau tidak ada kejelasan, kami akan ambil tindakan PKU,” tegas Isa.

Menurut sumber yang enggan disebut namanya, perusahaan asuransi umum yang kelihatannya tidak akan lolos dari ancaman pencabutan izin antara lain: Asuransi Chubb Indonesia. Perusahaan ini memang sudah tidak beroperasi. Selain itu, Asuransi Puri Asih sepertinya bakal mengembalikan izin. Ada pula, Asuransi Wana Mekar Handayani, yang masih belum jelas bakal diakusisi atau mengembalikan izin.

Sedangkan, di asuransi jiwa, terdapat MAA Life Assurance yang disinyalir akan mendapatkan suntikan modal dari induk usahanya di Malaysia,. Serta Bumi Asih Jaya yang sedang dilirik investor.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Julian Noor mengaku optimistis, pelaku industri asuransi umum yang saat ini masih kekurangan modal akan selamat. “Karena, bisnis asuransi di Indonesia kian kinclong dan menjanjikan. Banyak investor melirik,” pungkasnya.

Julian menambahkan, melihat pertumbuhan ekuiti industri asuransi nasional, cukup membuktikan bahwa bisnis asuransi berkembang pesat. Sebagai bukti, industri asuransi umum mencatat pertumbuhan ekuitas di atas 23%. Yakni, dari Rp 20,57 triliun pada tahun sebelumnya menjadi Rp 25, 44 triliun pada tahun 2010 lalu. WartaKota

LinkJournal

One Comment to “Beberapa Perusahaan Asuransi Akan Dibekukan”

  1. It’s the best time to make some plans for the future and it’s
    time to be happy. I’ve read this post and if I could I desire to suggest
    you few interesting things or suggestions. Perhaps you can write next articles referring to this article.
    I want to read even more things about it!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: