Presentasi Jobs Yang Inspiratif

Tidak hanya visioner yang cerdas menciptakan produk-produk revolusioner, pendiri Apple Steve Jobs juga dikenal sebagai komunikator dan presenter ulung. Cara dia menyampaikan pidato dan materi presentasi selalu menggetarkan dan sering menjadi contoh bagi banyak orang.

“Setiap melihat presentasi dia seperti menonton film, dari awal sampai akhirnyambung dan story-nya dapat dan dari membuka hingga menutup dengan kata-kata yang tidak mungkin dilupakan,” kata Sumartok, pendiri Presentonomics, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (6/10/2011). Presentonomics adalah startup di Indonesia yang membantu orang meningkatkan kualitas presentasi di depan publik.

Sumartok mengatakan, Steve Jobs kelihatan mempersiapkan dengan baik apa yang akan disampaikannya dan menguasai betul materinya. Misalnya, setiap kali menjelaskan produk terbaru Apple. Steve Jobs tahu persis apa produk yang dijelaskan seolah-olah seperti orang yang melahirkannya. Dia tahu apa yang harus dikatakan keaudience sehingga sesuatu yang kompleks menjadi mudah dicerna.

Passion dia terhadap produk benar-benar total, tidak hanya jenius tapi dia juga communicatorsejati,” kata Sumartok. Pasalnya, apapun yang dikatakan Steve Jobs di akhir presentasi, semua orang yang hadir seperti terbius dan ingin segera memiliki produk yang baru diceritakannya.

Tidak hanya itu, pidato Steve Jobs juga selalu penuh makna. Salah satu pidatonya yang menggetarkan banyak orang adalah saat Steve Jobs tampil di Stanford University, AS tahun 2005. Di dalam pidatonya itu, Steve Jobs menyampaikan bagaimana seharusnya filosofi hidup manusia. “Dia katakan hiduplah seolah-olah besok adalah hari kematian sehingga hari ini harus melakukan yang terbaik. Itu salah satu ajaran yang berkesan banget buat saya,” kata Sumartok.

Selain itu, menurut Sumartok, Steve Jobs punya semangat mengubah dunia dengan menjadikan produk IT bukan barang yang garang namun ramah dengan semua orang. Filosofi tersebut dikatakan John Sculley, mantan CEO Pepsi yang direkrut Apple tahun 1983. Saat merekrut Sculley, Jobs mengatakan, “Untuk apa hanya menjual minuman bergula kalau bisa melakukan sesuatu untuk mengubah dunia.”

“Jadi Jobs memberi pesan bahwa bekerja harus memikirkan apa value buat orang di sekitar, lingkungan, dan dunia,” kata Sumartok. Ia yakin banyak orang yang terinspirasi Steve Jobs, sesorang dengan passion yang kuat dan perfectionist. Salah satu semboyan yang berkesan dari Steve Jobs adalah, “Stay hungry, stay foolish!” Jangan pernah berhenti belajar dan terus berkembang terus menambah ilmu seolah-olah selalu kekurangan. Steve Jobs mungkin telah tiada, namun warisan semangatnya tetap membara. Kompas

LinkJournal

2 Comments to “Presentasi Jobs Yang Inspiratif”

  1. Maybe I looked at the wrong health care bill, but I see a lot of money that will be spent on educating minority people that no one has talked about. I havent seen anything about the good old middle class white folks being offered the opportunity.This seems very racist to me.I dont think education for nurses, Doctors, social workers should be added to the cost. I also dont understand how you can cover illegals, but not cover seniors citizens. It looks like they want to get votes from illegals, and cut down on their cost for seniors.

  2. Wonderful blog! I found it while searching on Yahoo News. Do you have any suggestions on how to get listed in Yahoo News? I’ve been trying for a while but I never seem to get there! Thank you

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: