Jelang Kebijakan Suku Bunga The Fed, Bursa Saham AS Menguat

LinkJournal – Saham-saham memperpanjang penguatannya untuk sesi ketiga pada penutupan perdagangan Selasa di Bursa Efek New York, Amerika Serikat. Kondisi ini dipengaruhi kenaikan harga konsumen yang lebih besar dari perkiraan sebelumnya.
Seperti diberitakan CNBC, Rabu 18 Juni 2014, data indeks harga konsumen itu dirilis menjelang keputusan kebijakan moneter Federal Reserve. “Kami tak akan mendapatkan sesuatu yang berbeda dari The Fed besok. Mereka mungkin mengubah proyeksi ekonomi, tetapi mereka tidak akan mengubah apa yang mereka lakukan untuk suku bunga jangka panjang,” ujar Art Hogan, analis dari Wunderlich Securities.

Menurut Hogan, kebijakan The Fed nampaknya memiliki kecenderungan untuk mempertahankan tingkat suku bunga tetap rendah untuk jangka waktu yang cukup panjang. Selain itu, diharapkan The Fed akan mengurangi lagi stimulusnya untuk program pembelian aset per bulan sebesar US$10 miliar menjadi US$35 miliar.

Indeks harga konsumen yang dirilis Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan angka melonjak itu 0,4 persen untuk bulan Mei. Laporan ini disampaikan seiring The Fed memulai sesi pertemuan para pejabat pembuat kebijakan moneter atau Federal Market Open Committee (FOMC) selama dua hari.

Peningkatan inflasi mengurangi risiko penurunan bekelanjutan harga-harga yang menghambat pertumbuhan ekonomi, dan menawarkan kepada The Fed alasan untuk mempertahankan program mereka dalam pelonggaran moneter.

Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir naik 27.48 poin (0,2 persen) ke level 16.808,49. Saham Goldman Sachs Group dan Home Depot menopang keuntungan indeks blue chips ini termasuk 15 dari 30 komponen didalamnya.

Sementara itu, indeks S&P 500 naik 4,21 poin (0,2 persen) ke level 1.942,99. Saham keuangan dan kebutuhan konsumen discretionary memberikan kinerja terbaik, sedangkan saham utilitas dan energi paling terpukul di antara 10 sektor utama.

Adapun Nasdaq Composite Index naik 16,13 poin, atau 0,4 persen ke level 4.337,23. Volume perdagangan di Bursa efek New York mencapai 599 juta unit saham dengan Volume komposit mencapai 2,9 miliar unit saham.

Tags: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: