Sambut Estafet Positif Wall Street, Saham di Asia Bergerak Naik

LinkJournal – Saham Asia bergerak menguat pada awal perdagangan bursa Kamis. Hal ini dipengaruhi penutupan dengan rekor positif saham Wall Street AS pada Rabu kemarin setelah Federal Reserve merilis risalah pertemuan kebijakan Federal Open Market Committee (FOMC). [cateory Link Pasar, Link Bisnis]
Seperti diberitakan CNBC, Kamis 14 Juni 2014, The Fed mengindikasikan bahwa tingkat suku bunga akan tetap rendah untuk sementara waktu melalui pernyataan hasil rapat FOMC selama dua hari. Risalah kebijakan The Fed ini disambut baik oleh pasar sehingga indeks bluechips S&P 500 mentatat rekor kenaikan.

Bank sentral AS menyatakan akan memangkas stimulusnya untuk program pembelian aset per bulan dari US$45 miliar menjadi US$35 miliar pada bulan depan.

The Fed juga mengisyaratkan kemungkinan untuk mempercepat pemberlakukan kenaikan tarif pada tahun depan dan asumsi biaya pinjaman jangka panjang yang akan lebih rendari dari sebelumnya. “Dengan ini (The Fed), meski Irak muncul di pemberitaan utama jadi terlewatkan dan ini membuat sentimen terhadap risiko sebagian besar ditingkatkan. Ini menambah sentimen positif pernyataan Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang yang menekankan negaranya akan mempertahankan tingkat pertumbuhan minimal 7,5 persen,” ujar Stan Shamu, analis dari IG.

Indeks Nikkei di bursa Tokyo pagi ini menguat 0,3 persen. Indeks acuan pasar saham Jepang ini diperdagangkan pada level 15.279,50 setelah hasil survei yang menunjukkan kepercayaan kelompok produsen tetap stabil pada bulan Juni dibanding bulan sebelumnya.

Di antara saham yang memperoleh keuntungan di awal perdagangan adalah Sharp dengan reli 4 persen, sedangkan saham Sony naik 1 persen menjelang Rapat Umum Pemegang Saham.

Sementara itu, indeks S&P ASX 200 di bursa Sydney naik 0,5 persen. Indeks patokan pasar saham Australia ini diperdagangkan pada level 5.415,80.

Saham penambang naik karena harga bijih besi rebound tipis ke level $90,30 per ton. Saham Fortescue Metals melonjak 3 persen, sedangkan saham BHP Billiton naik 2 persen.

Adapun saham Rio Tinto naik 1,6 persen setelah diberitakan menawarkan diskon hingga 13 persen pada bijih besi. Saham ritel peralatan elektronik JB Hi-Fi menguat 2,5 persen setelah perusahaan mengatakan total penjualan untuk tahun fiskal 2014 akan meningkat lebih dari 5 persen.

Adapun indeks Kospi di bursa Seoul naik 0,4 persen. Indeks utama bursa saham Korea Selatan ini diperdagangkan pada level 1.992,45. Kenaikan ini ditopang oleh reli 1 persen pada saham produsen baja Posco.

Tags: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: