9 Sektor Saham Menguat, IHSG Naik Tipis

Jakarta – Berlawanan dengan gerak bursa saham Asia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pada Selasa pekan ini.
Pada pra pembukaan perdagangan saham, Selasa (24/6/2014), IHSG naik tipis 5,2 poin atau 0,11 persen ke level 4.847,42. Indeks saham LQ45 menguat 0,33 persen ke level 820,52.

Penguatan indeks saham ini berlanjut pada pembukaan perdagangan saham pukul 09.00 WIB. IHSG naik 13,49 poin atau 0,28 persen ke level 4.855,62. Indeks saham LQ45 mendaki 0,34 persen ke level 820,61.

Sebanyak 65 saham berada di zona hijau sehingga mengangkat IHSG.

Sementara itu, 36 saham melemah dan 64 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham mencapai 5.245 kali dengan volume perdagangan saham sekitar 169,29 juta saham. Nilai transaksi saham sekitar Rp 206,06 miliar.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menguat pada pagi ini. Sektor saham infrastruktur naik 0,32 persen, lalu sektor saham aneka industri mendaki 0,56 persen, dan sektor saham keuangan mendaki 0,36 persen.

Berdasarkan data RTI, investor asing melakukan aksi beli bersih sekitar Rp 1 miliar. Namun sayang investor lokal melakukan aksi jual bersih sekitar Rp 1 miliar.

Saham-saham lapis kedua dan ketiga mencetak untung pada pagi ini. Saham KOBX naik 4,95 persen menjadi Rp 212 per saham, saham FORU menguat 4,19 persen ke level Rp 870 per saham, dan saham WOMF mendaki 4 persen ke level Rp 260 per saham.

Adapun saham CPGT melemah signifikan sekitar 15 persen menjadi Rp 68 per saham. Hal itu seiring berita penangkapan tiga petinggi grup Cipaganti oleh kepolisian Jawa Barat. Hal itu terkait dugaan kasus penggelapan dan penipuan yang dilakukan koperasi Cipaganti. Lalu saham ARNA melemah 3,59 persen ke level Rp 940 per saham, dan saham LAPD turun 3,39 persen melemah ke level Rp 57 per saham.

Analis PT Samuel Sekuritas, Aiza mengatakan, IHSG cenderung bergerak flat hari ini. Hal itu seiring minimnya sentimen dari bursa regional. Selain itu, pelaku pasar juga cenderung wait and see terhadap pemilihan umum.

Pelemahan rupiah juga masih menjadi fokus pelaku pasar. Nilai tukar rupiah masih dalam tren pelemahan sejak 20 Mei. Kemarin rupiah ditutup melemah 0,16 persen ke level Rp 11.992 per dolar Amerika Serikat (AS).

Adapun bursa saham Asia bergerak variatif dengan sentimen pelaku pasar mencermati rilis dari conference board China mengenai kondisi ekonomi China.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: