Produksi Irak Turun, Harga Minyak Bergejolak

Produksi Irak Turun, Harga Minyak Bergejolak (Ilustrasi: Reutes)

LinkJournal – West Texas Intermediate (WTI) menuju penurunan mingguan terbesar, di tengah spekulasi bahwa produksi minyak mentah Irak akan terpengaruh kekerasan yang terjadi di Libya. Penurunan tersebut merupakan yang terpanjang sejak Mei 2012 di tengah pertempuran yang terjadi di Irak.

"Ketegangan geopolitik yang terjadi jelas menekan harga minyak. Pasar menghapus beberapa premi risiko, dan minyak turun di bawah level support USD105,25 per barel, yang berarti bahwa risiko sekarang pada sisi negatifnya," kata chief strategist CMC Markets di Sydney Michael McCarthy seperti dilansir Reuters, Jumat (4/6/2014).

WTI untuk pengiriman Agustus berada di USD104,02 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange. Harga tersebut turun 4 sen. Volume semua perdagangan berjangka yang diperdagangkan mencapai 58 persen di bawah rata-rata 100 hari perdagangan.

Brent untuk pengiriman Agustus naik 1 sen ke level USD111,01 per barel pada perdagangan berbasis di London ICE Futures Europe exchange. Premi patokan minyak mentah Eropa untuk WTI ditutup pada USD6,96 per barel dibandingkan pada 27 Juni di level USD7,56.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: