Jelang Pilpres, Rupiah Dibuka Menguat di Rp11.680/USD

Ilustrasi Rupiah. (Foto: Reuters)

LinkJournal – Nilai tukar Rupiah semakin menguat seiring melemahnya dolar Amerika Serikat (AS) karena menanti keputusan Bank Sentral Amerika, The Federal Reserve. Rupiah nampaknya tidak terpengaruh dengan sentimen pemilu yang akan dilangsungkan besok.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Selasa (8/7/2014), Rupiah pada perdagangan non-delivery forward (NDF) dibuka menguat 31 poin atau setara dengan 0,27 persen ke Rp11.681 per USD. Rupiah pagi ini bergerak di kisaran Rp11.680-Rp11.707 per USD.

Dolar AS mulai kehabisan tenaga di pasar Asia. Meski demikian, Greenback berhasil mempertahankan sebagian besar keuntungan yang dibuat pada pekan kemarin, setelah data gaji dan tenaga kerja yang mencatat kenaikan tinggi.

Kinerja loyo Greenback terjadi karena imbal hasil US Treasury tergelincir, setelah Wall Street berbalik ke zona negatif menjelang musim laba kuartal kedua mulai minggu ini.

Euro diperdagangkan di atas USD1,3600 per euro dari sebelumnya USD1,3576 per euro. Baik euro dan dolar sedikit melemah terhadap yen menjadi 138,60 per yen Jepang dan USD101,84 per yen Jepang.

Sementara dia Asia, beberapa data lapis kedua masih menjadi perhatian investor, menjelang angka inflasi dari China. Selain itu, investor masih menanti rapat terbaru dari Bank Sentral Amerika the Federal Reserve.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: