Dana Asing Masuk, Rupiah Menguat

20140711065742_453.gif

LinkJournal – Jakarta. Bank Indonesia (BI) mencatat masuknya aliran dana asing (capital inflow) pada Juni 2014 sebesar US$ 11,54 miliar. Aliran dana asing ini semakin deras setelah investor melihat pemilihan presiden (pilpres) berlangsung aman sehingga membuat nilai tukar rupiah menguat.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara mengatakan, meskipun pelaku pasar masih mengambil posisi wait and see terkait hasil pemilihan presiden (pilpres), namun tidak bisa menyurutkan minat investor asing untuk menyimpan dananya di Indonesia.

Masuknya aliran dana asing ini diharapkan terus berlanjut agar nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat. "Per akhir Juni, inflow sudah deras US$ 11,54 miliar. Hari ini inflow masuk lagi sebagaimana nilai tukar menguat karena ada inflow lagi," kata Tirta saat konferensi pers di Gedung BI, Thamrin, Jakarta, Kamis (10/9).

Nilai tukar rupiah berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) berada di posisi Rp 11.549 per dolar AS. Kurs ini menguat dibandingkan perdagangan hari sebelumnya yaitu Rp 11.695 per dolar AS. Sementara dikutip dari Reuters, nilai tukar rupiah tercatat di posisi Rp 11.570 per dolar AS.

Tirta berharap proses penghitungan suara hasil pilpres berjalan aman dan lancar sehingga tidak mengganggu perekonomian Indonesia. "Kita harapkan dengan proses sekarang ini damai, harapan investor akan masuk lagi. Jadi ada inflow masuk saya kira supply-nya bertambah sehingga rupiah menguat," katanya.

Soal hitung cepat (quick count) pilpres, Tirta mengatakan tidak bisa dikaitkan langsung dengan menguatnya rupiah. Yang pasti, kata dia, pihaknya berharap ke depan aliran dana asing akan terus membanjiri pasar Indonesia."Ini masih quick count, jadi belum bisa berkomentar. Tapi saya katakan rupiah naik karena ada inflow," katanya.

Begitupun, Tirta melanjutkan, jika ternyata hasil pilpres tidak sesuai ekspektasi pasar, maka BI bersama otoritas terkait akan melakukan tindakan preventif dengan menerapkan protokol manajemen krisis jika memang pelemahan rupiah sudah tidak dalam batas wajar."Jika bergejolak, BI punya contigency plan, protokol manajemen krisis. Jadi kita siap-siapnya itu jadi bisa dieksekusi setiap saat, misal rupiah melemah sekian persen," tandasnya.

Direktur Departemen Komunikasi BI Peter Jacobs mengakui berlangsungnya pilpres dengan aman dan lancar, memberikan efek positif terhadap pasar. "Penguatan rupiah karena persepsi positif investor terhadap kondisi Indonesia. Khususnya terkait berlangsungnya pilpres yang aman dan lancar sehingga meningkatkan inflow khususnya di SBI dan SBN," katanya.

BI, kata Peter, tetap akan berada di pasar untuk memonitor setiap pergerakan nilai tukar. Meskipun, faktor politik sudah hampir hilang di pasar. "BI akan selalu siap berada di pasar jika diperlukan," ujarnya.

Menko Perekonomian Chairul Tanjung (CT) optimistis nilai tukar rupiah akan terus menguat ke depannya terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Begitu pun dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melaju positif.

Menurutnya, hal tersebut didorong oleh situasi pilpres yang berjalan aman dan lancar. Rupiah akan semakin kuat bila rekapitulasi hasil Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk pemenang pemilihan presiden (pilpres) diumumkan."Karena situasi aman itulah maka rupiah menguat, harga saham kita naik. Kalau ada kepastian hasilnya sudah final dari KPU, itu pasti lebih kuat lagi," ujarnya.

Dia mengakui masih ada kekhawatiran dari para investor. Pasalnya, selisih perolehan suara antara dua pasangan capres (Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla) sangat tipis, sehingga ada kesempatan untuk dibawa ke Mahkamah Konstitusi (MK). "Tapi kalau sudah final dari MK, pasti akan super kuat (rupiahnya)," sebutnya.

Arus modal yang masuk saat ini, menurut CT, masih tertahan dengan kekhawatiran tersebut.
"Artinya sudah ada gerakan, artinya cuma orang masuk tapi masih tidak terlalu banyak karena masih ada keraguan. Kalau nanti sudah ada hasil dari KPU, tambah mantap lagi masuk uangnya. Setelah MK, jadi super banyak (dananya)," terangnya.

Dia mengapresiasi kedua calon presiden beserta para pendukungnya. Sebab mampu menjaga jalannya pemilihan dengan aman dan tertib."Dengan kedua belah calon sepakat untuk jaga konstituennya supaya untuk tidak mempermasalahkan dulu masalah yang ada saat ini menunggu hasil resmi, itu membuat suasana tenang, aman dan terkendali itu yang penting buat pasar," tutupnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: