Gerak IHSG Bakal Mendatar, Lirik Tujuh Saham Pilihan

Ilustrasi+IHSG+9-OK.JPG

LinkJournal – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak mendatar dengan kecenderungan menguat. Penguatan indeks saham itu akan terjadi apabila dana investor asing masih terus masuk ke pasar modal Indonesia.

Analis PT Asjaya Indosurya Securities, William Suryawijaya menuturkan, saat ini target resistance IHSG berada di level 5.091. Level resistance ini perlu ditembus agar IHSG dapat semakin kokoh dalam pembentukan up trennya.

"Sedangkan support sekarang di level 4.898 cukup kuat bertahan dan tidak dijebol. Untuk jangka waktu pendek, IHSG berada dalam pola uptrend," kata William, dalam ulasannya yang ditulis Selasa (15/7/2014).

Sementara itu, Kepala Riset PT Universal Broker Securities, Satrio Utomo mengatakan, IHSG akan cenderung bergerak flat pada perdagangan saham Selasa pekan ini. Sentimen politik karena ketidakpastian dari hasil penghitungan cepat oleh lembaga survei mendominasi gerak IHSG.

"Pelaku pasar juga khawatir dengan langkah-langkah koalisi yang mendukung Prabowo. Langkah koalisasi ini untuk memperkuat posisinya telah membuat pelaku pasar menjadi khawatir," kata Satrio.

Satrio memprediksikan, gerak IHSG akan berada di kisaran support 4.989-5.008 dan kisaran resistance di level 5.050. "Bila IHSG turun di bawah 4.989 maka kisaran IHSG di level support 4.915-4.920," ujar Satrio.

Sedangkan Analis PT HD Capital Tbk, Yuganur Widjanarko mengatakan, IHSG akan mencoba untuk mengetes level resistance 5.080-5.120 pada Selasa pekan ini. Yuganur menuturkan, kenaikan indeks saham regional dan aksi beli pelaku pasar setelah melakukan aksi jual pada pekan lalu menjaga IHSG tidak turun di bawah 4.980 pada perdagangan saham Senin pekan ini.

Pada perdagangan saham awal pekan ini, IHSG melemah 11,53 poin atau 0,22 persen ke level 5.021,06. IHSG sempat berada di level tertinggi 5.047,76 dan level terendah 4.999,85.

Rekomendasi Saham

Satrio merekomendasikan sejumlah sektor saham untuk diperhatikan pelaku pasar pada Selasa pekan ini. Sektor saham itu antara lain sektor konstruksi, properti dan bank.

"Buy on weakness untuk saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Astra International Tbk, PT United Tractors Tbk (UNTR), dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)," tutur Satrio.

William merekomendasikan, saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT XL Axiata Tbk (EXCL), ASII, dan PT Citra Marga Nusapala Persada Tbk (CMNP).

Rekomendasi Teknikal

Yuganur memilih saham PT Astra International Tbk untuk dicermati pelaku pasar. Menurut Yuganur, aksi ambil untuk saham ASII sudah cukup mereda sehingga berubah menjadi swing up kembali ke Rp 7.725.

"Rekomendasi beli dengan trading target Rp 7.725," kata Yuganur.

Yuganur merekomendasikan untuk masuk saham ASII di level pertama Rp 7.500, level kedua Rp 7.425, dan cut loss point Rp 7.375.

Tags: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: