Harga Kopi Arabika Melambung Hampir 11% Pekan Lalu

Coffee-Bean-Wiki-700x357.jpg

LinkJournal – Harga kopi arabika di bursa ICE Futures US pada perdagangan pekan lalu, 29 September-3 Oktober 2014, terpantau ditutup menguat signifikan dalam sepekan. Penguatan harga kopi arabika di bursa ICE Futures US dipicu oleh kondisi cuaca Brasil yang masih cenderung buruk bagi perkembangan kopi Brasil pada pekan lalu.

Pergerakan harga kopi arabika di bursa ICE Futures US pada perdagangan pekan lalu terpantau berada dalam trend cednerung bullish kuat. Dari total 5 hari perdagangan pekan lalu, harga kopi arabika dapat ditutup menguat hingga dalam 4 hari perdagangan. Dampak dari trend yang positif tersebut, harga kopi arabika pun melambung ke level tertinggi 1 bulan.

Kondisi cuaca di Brasil yang maish cenderung tidak baik bagi pertumbuhan kopi arabika Brasil jelang masa panen terpantau kembali memicu harga arabika untuk menguat di ICE US. Cuaca panas dan kering yang masih melanda Brasil dalam pekan tersebut, membuat potensi kekeringan yang sempat membuat harga kopi melambung di awal tahun kembali terjadi. Dampak dari hal tersebut, ekspektasi terhadap gangguan supply kopi Brasil pun menguat sehingga harga kopi arabika terangkat naik.

Adapun terkait posisi panen kopi Brasil, kondisi tersebut hingga perdagangan pekan lalu masih belum dapat diketahui pasti dan maish menjadi perhatian para investor. Namun, ekspektasi terhadap pengiriman supply Brasil tersebut berada dalam posisi cenderung pada estimasi pengurangan supply seiring cuaca panas pada awal tahun di Brasil.

Pada penutupan perdagangan kopi arabika pekan lalu di bursa ICE Futures US, harga kopi arabika terpantau ditutup menguat signifikan. Harga kopi arabika berjangka ICE Futures US untuk kontrak Desember 2014 naik hingga 10,99% ke tingkat harga $206,50/ton atau menguat $20,45/ton.

Sementara pada perdagangan kopi robusta di bursa LIFFE, harga kopi robusta juga ditutup menguat signifikan dalam sepekan. Harga kopi robusta berjangka LIFFE untuk kontrak November 2014 ditutup naik 6,39% ke tingkat harga $2.080/ton atau melemah $125/ton.

Analis Vibiz Research Centre memprediksi harga kopi berpotensi untuk mengalami pelemahan pada pekan ini. Hal tersebut dilandasi oleh potensi aksi pengambilan keuntungan pasca pergerakan harga yang telah naik signifikan dalam 2 pekan terakhir. Terkait pergerakan harga, range normal diprediksi akan berada di kisaran$170-$235 pada arabika dan $1.875-$2.225 pada robusta.

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: