Produksi Turun, Harga Beras Merangkak Naik

071014beras-banjar.jpg

LinkJournal – Turunnya produksi gabah akibat serangan hama wereng serta musim kemarau, mengakibatkan harga beras di pasar tradisional Kota Banjar mulai merangkak naik. Diperkirakan harga beras lokal bakal terus naik, seiring dengan semakin berkurangnya pasokan beras dari petani.

Pantauan di Pasar Gede Kota Banjar, Selasa (7/10/2014) harga semua jenis beras berbagai kualitas naik berkisar antara Rp 200 – Rp 300 per kilogram dibandingkan kondisi sebelumnya. Harga beras paling murah menembus Rp 7.600, naik dari harga seminggu sebelumnya Rp 7.400 per kg.

Demikian pula harga beras kualitas bagus saat ini mencapai Rp 7.900 – Rp 8.000/kg, sebelumnya hanya berkisar Rp 7.600 – Rp 7.700 per kilogram. Sedangkan beras poles atau yang kembali digiling ulang menembus Rp 8.500 per kilogram.

"Sudah seminggu ini harga beras naik. Rata-rata naik Rp 200 – Rp 300 per kilogram. Meski harga naik, permintaan justru bertambah, khususnya pembeli dalam partai besar. Kalau beras ," ungkap Nina, salah seorang bandar beras di Pasar gede Kota Banjar.

Dia mengatakan naiknya harga beras bersamaan dengan menurunnya pasokan dari petani. Penurunan itu merupakan dampak dari banyak persawahan yang terserang hama wereng.

"Pasokan dari bandar memang masih lancar, akan tetapi jumlahnya terus berkurang, sehingga harga naik. Saya juga tidak tahu sampai kapan keadaan seperti itu, sekarang saja setiap hari bisa naik," tuturnya.

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: