Harga Gula Bergerak Mixed Pekan Lalu, Pilpres Brasil Mahalkan Gula Mentah Global

sugar-pixa-700x357.jpg

LinkJournal – Harga gula di bursa ICE Futures US pada penutupan perdagangan pekan lalu, 6-10 Oktober 2014, terpantau ditutup menguat secara agregat sepekan. Penguatan harga gula di bursa ICE Futures US dipicu oleh bertambah mahalnya biaya pengiriman gula dari Brasil seiring sentimen pemilihan presiden di negara tersebut.

Pergerakan harga gula di bursa ICE Futures US pada perdagangan pekan lalu terpantau berfluktuasu. Pergerakan harga gula yang bullish diawal pekan, berakhir dalam trend bearish. Adapun dari total 5 hari perdagangan, pergerakan melemah lebih mendominasi dengan total 3 hari perdagangan yang ditutup melemah. Walaupun demikian, harga gula di ICE US tetap mengalami penguatan secara agregat sepekan akibat dorongan penguatan signifikan di awal pekan.

Dampak dari sedang berlangsung pemilihan presiden di Brasil terpantau menjadi fundamental kuat terhadap harga gula di ICE dalam 2 hari perdagangan awal pekan lalu. Menguatnya nilai Real Brasil seiring sentimen tersebut, membuat harga gula turut bertambah mahal di ICE US. Adapun landasan penguatan harga gula di ICE US, dipicu oleh akan bertambah mahalnya biaya pengiriman gula asal Brasil akibat pergerakan nilai Real tersebut. Imbas hal tersebut, harga gula pun menguat di 2 hari perdagangan awal pekan.

Namun, memasuki hari ke-3 perdagangan pekan lalu harga gula langsung beralih ke pola bearish yang cukup kuat. Kembali menguatnya sentimen dari ekspektasi lemahnya demand global dan kondisi cenderung oversupply pada gula membuat harga gula terus melemah. Bahkan rilis data Unica yang melaporkan perlambatan pengolahan tebu Brasil dengan hanya berada di level 28,8 juta atau berada di bawah ekspektasi di 30 juta tidak mampu menahan laju bearish. Adapun kondisi fundamental justru semakin buruk akibat eskpektasi output gula Brasil akan cenderung tinggi pada bulan ini. Dampak dari hal tersebut harga gula pun melemah di 3 hari terakhir perdagangan epkan lalu.

Pada penutupan perdagangan gula pekan lalu di bursa ICE Futures US, harga gula terpantau ditutup menguat secara agregat sepekan. Harga gula berjangka ICE Futures US untuk kontrak Maret 2015 ditutup naik 0,67% ke tingkat harga $16,55/ton atau menguat $0,11/ton.

Sementara pada penutupan perdagangan gula putih di bursa LIFFE, harga gula putih justru ditutup melemah pada pekan lalu. Harga gula putih berjangka LIFFE untuk kontrak Maret 2015 ditutup turun 1,05% ke tingkat harga $432/ton atau melemah $4,60/ton.

Analis memprediksi harga gula akan cenderung untuk bergerak melemah pada perdagangan pekan ini. Hal tersebut dilandasi oleh masih buruknya kondisi demand dan supply global terhadap gula pada periode ini. Terkait pergerakan harga pada pekan ini, range normal diprediksi akan berada di kisaran $16-$17,50 pada gula ICE Futures US dan $415-$460 pada gula putih LIFFE.

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: