Harga Kopi Arabika Melemah Pekan Lalu, Anjlok di Akhir Pekan

RoastedCoffeeBeans1-700x357.jpg

LinkJournal – Harga kopi arabika di bursa ICE Futures US pada penutupan perdagangan pekan lalu, 13-17 Oktober 2014, terpantau ditutup melemah signifikan secara agregat sepekan. Pelemahan harga kopi arabika di bursa ICE US pada pekan lalu dipicu oleh perkembangan kondisi cuaca di Brasil.

Pergerakan harga kopi arabika pada perdagangan pekan lalu terpantau berada dalam trend yang berfluktuasi dengan dominasi pelemahan. Dari total 5 hari perdagangan, harga kopi arabika mengalami pelemahan dalam 3 hari perdagangan sementara 2 hari lainnya ditutup dengan penguatan. Sementara untuk signifikansi pergerakan harga kopi arabika pada pekan lalu, pelemahan harga kopi arabika lebih dipicu oleh anjloknya harga di akhir pekan akibat kondisi cuaca Brasil.

Pada hari pertama perdagangan pekan lalu, harga kopi arabika belum memperlihatkan pola pergerakan akan cenderung melemah dalam sepekan. Pergerakan harga yang masih berupaya bergerak menguat, menunjukan dorongan fundamental dari cuaca panas Brasil masih cukup kuat. Namun, gagal tertembusnya resistance di hari perdagangan tersebut, membuat aksi sell menguat jelang akhir perdagangan. Harga kopi arabika pun ditutup melemah di hari perdagangan tersebut.

Kondisi fundamental pada kopi yang masih positif pun mulai terlihat pada hari perdagangan ke-2 pekan lalu. Kondisi cuaca Brasil yang masih panas menjadi landasan fundamental tersebut. Dampak dari hal tersebut, harga kopi pun kembali bergerak menguat di hari ke-2 perdagangan pekan lalu dalam level yang signifikan.

Namun, kondisi positif pada pergerakan harga kopi arabika mulai memasuki pergantian kondisi di perdagangan tengah pekan lalu. Prediksi cuaca Brasil yang memperkirakan akan turunnya hujan di beberapa wilayah Brasil memicu aksi jual menguat oleh para investor yang ingin segera mengamankan profitnya. Dampak dari hal tersebut, harga kopi pun berada dalam tekanan kuat untuk melemah di perdagangan tengah pekan hingga akhir pekan.

Meskipun demikian, harga kopi arabika sempat kembali mengalami penguatan pada perdagangan hari Kamis pekan lalu. Penguatan tersebut disebabkan oleh adanya kabar bahwa curah hujan tidak akan mengenai sebagian wilayah perkebunan kopi Brasil. imbas hal tersebut , pergerakan harga kopi arabika sempat terkoreksi.

Pada penutupan perdagangan kopi arabika pekan lalu di bursa ICE Futures US, harga kopi arabika terpantau ditutup melemah signifikan secara agregat sepekan. Harga kopi arabika berjangka ICE Futures US untuk kontrak Desember 2014 ditutup turun hungga 4,42% ke tingkat harga $210,65/ton atau melemah $9,75/ton.

Sementara pada penutupan perdagangan kopi robusta di bursa LIFFE, harga kopi robusta juga ditutup melemah signifikan pekan lalu. Harga kopi robusta berjangka LIFFE untuk kontrak Januari 2015 ditutup turun hingga 2,16% ke tingkat harga $2.129/ton atau melemah $47/ton.

Analis memprediksi harga kopi arabika akan cenderung kembali melemah pada perdagangan pekan ini. Hal tersebut dilandasi oleh estimasi turunnya hujan yang akan menguatkan aksi sell pada perdagangan kopi arabika. Terkait pergerakan harga pekan ini, range normal diprediksi akan berada di kisaran $200-$225 pada kopi arabika dan $2.080-$2.205 pada kopi robusta.

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: