Harga Bahan Pokok di Tasikmalaya Naik

trtoafve66.jpg?w=480

LinkJournal – Harga BBM baru direncanakan naik, harga bahan pokok di beberapa pasar tradisional dan modern di Tasikmalaya, Jawa barat, telah naik. Ini seperti yang terjadi di Pasar Cikurubuk, Singaparna, Pancasila, dan pasar modern.

Kenaikan harga bahan kebutuhan tersebut terjadi pada harga cabai rawit, cabai merah, gula pasir, gula merah, dan telur ayam.

Kenaikan tersebut disebabkan adanya rencana pemerintah menaikkan harga BBM. Penjual menaikkan harga bahan dengan kisaran 10-60 persen.

Bahan kebutuhan yang mengalami kenaikan di antaranya harga telur dari semula Rp14.000 per kilogram kini melonjak menjadi Rp19.000 per kilogram, gula pasir dari Rp11.000 per kilogram kini menjadi Rp13.000 per kilogram, gula merah kelapa Rp11.000 kini menjadi Rp14.000 per kilogram, gula kawung Rp11.000-Rp12.000 kini menjadi Rp15.500 sampai Rp20.000 per kilogram, daging ayam semula Rp24.000 kini menjadi Rp30.000 per kilogram.

Sementara kebutuhan lainnya, yakni cabai merah yang biasa dijual Rp15.000 hingga Rp19.000 per kilogram naik cukup melambung hingga Rp60.000, cabai keriting yang biasanya dijual Rp11.000 sampai Rp12.000 per kilogram kini telah mencapai Rp50.000 per kilogram, cabei rawit yang biasanya dijual Rp17.000 hingga Rp25.000 per kilogram kini telah mencapai Rp40.000 per kilogram.

Sedangkan harga kentang dari Rp6.000 per kilogram sekarang menjadi Rp7.500 per kilogram, wortel dari Rp6.500 per kilogram menjadi Rp8.000, kembang kol dari Rp6.000 per kilogram menjadi Rp7.5000 per kg, minyak curah dari Rp10.000 per kilogram menjadi Rp12.500 sampai Rp13.000 per kilogram. Sementara beras kualitas sedang mengalami kenaikan dari Rp7.000 kini menjadi Rp8.000 per kilogram, jenis beras 64 dari Rp8.000 menjadi Rp9.000 dan beras IR medium Rp9.500 kini menjadi Rp10.000 per kilogram.

Pedagang Pasar Pancasila Iis mengatakan semua bahan pokok mengalami kenaikan sebagai dampak rencana pemerintah menaikkan harga BBM.

"Terus terang saja, kami harus kehilangan pelanggan yang biasanya mereka membeli bahan pokok di sini," ujarnya, Kamis (13/11/2014) pagi.

Kasi Perlindungan Konsumen Dinas UKM dan Koperindag Kota Tasikmalaya Suparman membenarkan adanya bahan pokok mengalami kenaikan yang sangat tinggi yang disebabkan dari rencana kenaikan harga BBM.

"Bahan pokok di sejumlah pasar tradisional maupun modern sudah menaikkan harga bahan pokok, tetapi kenaikan harga BBM belum pasti dilakukan pemerintah," ungkapnya.

Secara terpisah, Kepala Disperindag Kabupaten Tasikmalaya Safari Agustin mengatakan akan melakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga.

"BBM naik kan baru rencana dan kenaikan pun harus ada pengesahan dari DPR. Kalau pun itu terjadi, Indag akan berupaya melakukan operasi pasar," paparnya.

Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: