Stok Menipis, Harga Bawang di Palu Naik 30 Persen

060993300_1415783324-Foto_Bawang_Merah_dan_Bawang_Putih__1_.jpg

LinkJournal – Harga bawang merah dan bawang putih di Palu, Sulawesi Tengah naik hingga 30 persen. Kenaikan harga tersebut sudah berlangsung sepekan dan dipicu ketersediaan stok di tingkat pengepul dan petani yang kian menipis.

Berdasarkan pantuan di Pasar Sentral Inpres Manonda (PSIM) Palu, Rabu (12/11/2014), harga bawang merah naik dari Rp 17 ribu per kilogram (kg) menjadi Rp 25 ribu per kg. Sedangkan harga bawang putih sebelumnya Rp 15 ribu per kg naik menjadi Rp 20 ribu per kg.

"Kenaikan juga dipicu tingginya permintaan konsumen, makanya sejumlah pedagang kompak menaikkan harga," kata seorang pedagang bawang, Bambang ditemui di PSIM Palu, Rabu (12/11/2014).

Menurut pedagang lainnya, Erna, selain karena ketersedian stok yang kian menipis ditambah tingginya permintaan konsumen. Kenaikan harga bawang juga, lanjutnya, dipicu akibat rencana pemerintah ingin menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

"Rencana itu juga sangat berpengaruh dengan kenaikan harga bawang di pasaran. Dan tidak hanya harga bawang. Harga cabai rawit, tomat, dan sayuran lainnya juga naik akibat adanya rencana itu," terang Erna.

Untuk itu para pedagang berharap, wacana pemerintah ingin menaikkan harga BBM semoga tidak terjadi, agar harga-harga kebutuhan pokok khususnya bawang di pasaran bisa dijual dengan harga yang normal.

Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: