Sentul City Kembangkan 200 Hektare

1394355080.jpg

LinkJournal – Perusahaan pengembang properti, PT Sentul City Tbk, tahun ini akan menggarap proyek di atas lahan 200 hektare (ha). Proyek yang digarap mencakup hunian tapak, apartemen, hingga pusat ritel.

"Tahun ini kami mengembangkan 200 hektare di Sentul City, baik untuk hunian, apartemen, pendidikan dan lainnya," kata Head of Banking and Investor Relations PT Sentul City Tbk, Michael Tene, di Jakarta, baru-baru ini.

Dia mengatakan, pengembangan proyek di atas lahan 200 ha itu bagian dari upaya perseroan menggenjot marketing sales Rp 2 triliun. Karena itu, Sentul City berencana merilis 10 klaster hunian tapak pada 2015. Salah satu klaster yang diluncurkan adalah Spring Mountain Residence. Hunian tapak yang menyasar segmen menengah ke atas itu dipasarkan dengan harga berkisar Rp 800 juta-2 miliar per unit.

Selain hunian tapak, kata dia, pihaknya juga melansir apartemen Sentul Garden Apartment. Hunian vertikal dengan total 900 unit ini dipasarkan mulai dari Rp 800 juta per unit. Masih dalam area yang sama, perusahaan menargetkan pembangunan shopping mall pada akhir semester 1/2015. Pusat perbelanjaan tahap satu itu akan menempati lahan seluas 100.000 meter persegi (m2).

Sentul City juga menggenjot marketing sales dari proyek yang sudah berjalan, seperti Alana Condotel Sentul City yang dibanderol Rp 1,3 miliar per unit.

Menurut Michael, pengembangan 200 ha tersebut bagian dari 25,000 ha cadangan lahan (land bank) yang dimiliki pihaknya. Land bank tersebut terdiri atas 13,000 ha milik Sentul City dan 12,000 ha milik anak Sentul Nirwana.

Selain dikembangkan sendiri, lanjutnya, Sentul City juga membuka kesempatan kepada pihak lain untuk membeli lahan yang ada. Dia mencontohkan, pihak Trisakti yang membeli lahan dan membangun fasilitas pendidikan di Sentul City.

"Ada juga kerjasama patungan (joint venture) dengan pengembang lokal dan investor luar negeri," ujar Michael.

Dia menambahkan, saat ini sudah ada beberapa negara yang tertarik bekerjasama dengan Sentul City. Para investor asing umumnya menyasar segmen menengah ke atas. "Investor asing sudah tertarik menggarap superblok, kompleks industri dan apartemen high rise," jelas dia.

Di sisi lain, tuturnya, Sentul City juga berencana memasarkan produk propertinya hingga ke luar Pulau Jawa. Michael mengaku selama ini peminat properti di Sentul masih terpaku pada warga Jakarta dan Bogor. "Tahun ini kami menyasar warga Bandung, Semarang hingga ke kota-kota di luar Jawa," ujarnya.

Untuk memperlancar pemasaran, Sentul City aktif memperbanyak pembangunan area komersial. Area tersebut diklaim mampu mengerek konsumen. Adapun area komersial yang dikembangkan antara lain pusat kuliner Ah Poong tahap 2, Taman budaya Sentul City, dan Neo Hotel Sentul City. Produk komersial tersebut diprediksikan menyumbang pendapatan berkelanjutan (recurring income) sebesar Rp 250 miliar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: