Posts tagged ‘Dolar’

March 19, 2015

Fed Rate Belum Jelas, Rupiah Bakal Curi Kesempatan

165855_620.jpg

LinkJournal – Pergerakan nilai tukar rupiah diperkirakan akan terus bergerak di atas level 13.200 per dolar Amerika Serikat. Rupiah diperkirakan akan terus bergerak positif.

read more »

Advertisements
Tags: , , ,
June 20, 2014

Sentimen The Fed Tak Mampu Bikin Rupiah Perkasa

Jakarta – Nilai tukar rupiah kemarin menguat tipis setelah sempat menyentuh level terendah dalam empat bulan ini. Namun, hari ini rupiah kembali tertekan.

read more »

May 31, 2014

Indeks Saham AS Kembali Cetak Rekor Tertinggi

NEW YORK – Pasar saham Amerika Serikat (AS) bergerak positif pada akhir pekan ini. Alhasil, indeks Dow Jones dan S&P 500 mencetak rekor tertinggi terbarunya.

Perdagangan saham dipengaruhi oleh pergerakan nilai tukar dolar AS yang melambat seiring dengan langkah Bank Sentral Eropa yang akan menggelontorkan stimulusnya pada pekan depan. Demikian dilansir dari Reuters, Sabtu (31/5/2014).

Kendati demikian, Wall Street sebenarnya tidak banyak bergerak lantaran kekhawatiran akan pertumbuhan ekonomi di tengah data ekonomi yang ada.

Belanja konsumsi AS turun untuk pertama kalinya sejak April. Kendati demikian, hal ini diharapkan tidak mengganggu pertumbuhan ekonomi karena dua bulan sebelumnya tercatat positif.

Data sentimen konsumer AS juga tutun pada Bulan Mei seiring kekhawatiran atas pendapatan rumah tangga. Tapi aktivitas pabrik di Midwest tercatat menguat.

Pada akhir perdagangan Jumat waktu New York, indeks Dow Jones naik 18,43 poin atau 0,11 persen ke 16.717,17. S&P 500 naik 3,54 poin atau 0,18 persen ke 1.923,57. Sementara Nasdaq malah terkoreksi 5,3 poin atau 0,13 persen menjadi 4.242,6.

May 31, 2014

Indeks Dow dan S&P di rekor baru sedangkan Nasdaq turun

New York – Indeks Dow dan S&P 500 ditutup di rekor tertinggi baru pada Jumat (Sabtu pagi WIB), menyusul kegiatan merger dan akuisisi baru, namun indeks komposit Nasdaq sedikit menyusut.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 18,43 poin (0,11 persen) menjadi berakhir pada 16.717,17, sedikit di atas rekor sebelumnya kurang dari dua poin, lapor AFP.

Indeks S&P 500 menguat 3,54 poin (0,18 persen) menjadi ditutup pada 1.923,57, mencatat rekor untuk hari kedua berturut-turut.

Namun indeks komposit teknologi Nasdaq turun 5,33 poin (0,13 persen) menjadi ditutup pada 4.242,62.

Saham-saham naik setelah Valeant Pharmaceuticals menaikkan tawaran bagi pembuat Botox, Allergan, untuk kedua kalinya dalam minggu ini. Saham Valeant naik 1,5 persen, sedangkan Allergan melompat 5,7 persen.

Anggota Dow, Microsoft, mengumumkan kemitraan baru dengan Salesforce.com untuk menggunakan peralatan Microsoft pada aplikasi Salesforce dan platform. Saham Microsoft naik 1,5 persen, sementara Salesforce turun 3,3 persen.

Peritel material perbaikan rumah Lowe maju 0,2 persen setelah meningkatkan dividen kuartalannya sebesar 28 persen menjadi 23 sen per saham.

Jaringan pakaian kasual Express merosot 7,5 persen setelah melaporkan penurunan 11 persen pada penjualan kuartal pertamanya dan memproyeksikan laba tahunan 74-90 sen per saham. Para analis telah memperkirakan keuntungan 1,14 dolar AS per saham.

Splunk, yang bekerja di analisis “big data”, jatuh 16,4 persen meskipun meningkatkan perkiraannya. Perusahaan sekarang mengharapkan penjualan tahunan sebesar 402-410 juta dolar AS, naik dari proyeksi sebelumnya sebesar 400 juta dolar AS.

Deutsche Bank mengatakan investor kecewa Splunk tidak menunjukkan pertumbuhan lebih kuat dalam tagihan-tagihan dan beberapa metrik yang dipantau luas lainnya selama kuartal pertama.

Nilai pengecer Big Lots melonjak 13,1 persen karena labanya 50 sen per saham mengalahkan perkiraan para analis sebesar enam sen.

Harga obligasi bervariasi. Imbal hasil pada obligasi pemerintah AS berjangka waktu 10-tahun tetap stabil di 2,46 persen, tingkat yang sama seperti Kamis, sementara pada obligasi 30-tahun merosot ke 3,31 persen dari 3,33 persen. Harga dan imbal hasil obligasi bergerak terbalik.

May 30, 2014

‘Harpitnas’ Terakhir, IHSG Bergerak Fluktuatif

Jakarta. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan akhir pekan dengan naik tipis tapi tak lama jatuh ke zona merah. Investor lokal melepas saham di perdagangan hari kejepit nasional (harpitnas) terakhir pekan ini.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat di posisi Rp 11.600 dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan dua hari lalu di Rp 11.625 per dolar AS.

Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 4,475 poin (0,22%) ke level 4.996,702. Sedangkan Indeks LQ45 melemah 2,760 poin (0,33%) ke level 848,672.

Membuka perdagangan akhir pekan, Jumat (30/5), IHSG melemah 11,907 poin (0,24%) ke level 4.973,356. Indeks LQ45 turun 2,970 poin (0,35%) ke level 845,702.

Semakin lama indeks semakin jatuh ke zona merah. Saham-saham yang dua hari lalu sudah menguat jadi sasaran aksi jual.

Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG terpangkas 21,504 poin (0,43%) ke level 4964,075. Sementara Indeks LQ45 terkoreksi 4,712 poin (0,56%) ke level 843,960.

Dua hari lalu IHSG mampu naik 21 poin menutup perdagangan di hari kejepit. Banyaknya tanggal merah pekan ini membuat perdagangan berjalan sepi.

Indeks S&P 500 di pasar saham Wall Street kembali mencetak rekor tertingg setelah kemarin sempat melemah tipis. Harapan membaiknya ekonomi AS jadi faktor pendorong.

Bursa-bursa di Asia pagi hari ini bergerak mix meski sudah dapat sentimen positif dari Wall Street semalam. Hanya bursa saham Jepang yang mampu bertahan di zona hijau.

Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
– Indeks Nikkei 225 naik 38,89 poin (0,26%) ke level 14.720,61. – Indeks Hang Seng melemah 69,89 poin (0,30%) ke level 23.010,14. – Indeks Komposit Shanghai turun 9,63 poin (0,47%) ke level 2.040,60. – Indeks Straits Times berkurang 14,50 poin (0,44%) ke level 3.286,21.

November 24, 2011

Rupiah Melemah Terhadap Dollar

Mata Uang

Mata Uang gambar dari WartaKota

LinkJournal–Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Kamis (24/11) pagi merosot ke posisi Rp 9.150, dipicu oleh obligasi Jerman yang memperlihatkan hasil lemah.

read more »

October 11, 2011

IHSG Terdongkrak Harga Dolar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa dibuka naik, seiring dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang juga terangkat.

read more »

July 14, 2011

Keuntungan Google Melonjak Tinggi

Google pada Kamis melaporkan bahwa laba perusahaan melonjak menjadi 2,51 miliar dolar AS pada kuartal fiskal yang berakhir baru-baru ini (Juni), karena rekor tinggi pendapatan lebih dari sembilan miliar dolar AS.

read more »

%d bloggers like this: